Berkorban di jalan Allah bisa dilakukan melalui banyak cara. Salah satunya adalah dengan melalui cinta. Karena keberadaan cinta akan membuat diri mau bertindak dan melakukan suatu hal yang sebelumnya tidak disukai menjadi disukai karena cinta tersebut.
Hal ini dapat dilihat dari tingkah laku orang yang kasmaran, dimana salah satu pasangan awalnya tidak suka melakukan sesuatu semisal main game, namun karena pasangannya menyukai hal tersebut ia kemudian terbuka dan mencoba memainkan game yang sama dengan pasangannya.
Hal yang sama juga bisa dikaitkan dengan kecintaan kepada Allah. Manusia yang awalnya sulit melaksanakan perintah Allah, namun dikarenakan kecintaan kepada Allah ataupun Rasul membuat manusia mau melakukan berbagai perintah dan menghindari setiap larangan yang ada. Walaupun melakukan hal ini tidak mudah dan perlu perjuangan berat dalam melakukannya.
Hal ini diutarakan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauzi di dalam kitabnya yang berjudul Raudhah Al-Muhibbin yang isinya adalah "salah satu pengorbanan cinta adalah berusaha untuk menyukai berbagai hal yang disukai oleh pasangannya yang dimana ia sendiri tidak menyukainya".
Contoh ini bisa dilihat dari seorang hamba yang sangat mencintai Allah SWT. Karena kecintaannya ia berusaha untuk menjauhkan diri dari maksiat, walaupun ia merasa sangat kesulitan untuk melakukannya. Walaupun demikian, karena cinta tersebut ia akhirnya berhasil menghindari maksiat dan justru melakukan berbagai kebaikan.
Berkorban di Jalan Allah Melalui Cinta
Andika Pujangkoro
11 Aug 2020, 21:07
8 views
3 min baca
Berkorban di jalan Allah bisa dilakukan melalui banyak cara. Salah satunya adalah dengan melalui cinta. Karena keberadaan cinta akan membuat diri mau bertindak dan melakukan suatu hal yang sebelumnya tidak disukai menjadi disukai karena cinta tersebut.
Hal ini dapat dilihat dari tingkah laku orang yang kasmaran, dimana salah satu pasangan awalnya tidak suka melakukan sesuatu semisal main game, namun karena pasangannya menyukai hal tersebut ia kemudian terbuka dan mencoba memainkan game yang sama dengan pasangannya.
Hal yang sama juga bisa dikaitkan dengan kecintaan kepada Allah. Manusia yang awalnya sulit melaksanakan perintah Allah, namun dikarenakan kecintaan kepada Allah ataupun Rasul membuat manusia mau melakukan berbagai perintah dan menghindari setiap larangan yang ada. Walaupun melakukan hal ini tidak mudah dan perlu perjuangan berat dalam melakukannya.
Hal ini diutarakan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauzi di dalam kitabnya yang berjudul Raudhah Al-Muhibbin yang isinya adalah "salah satu pengorbanan cinta adalah berusaha untuk menyukai berbagai hal yang disukai oleh pasangannya yang dimana ia sendiri tidak menyukainya".
Contoh ini bisa dilihat dari seorang hamba yang sangat mencintai Allah SWT. Karena kecintaannya ia berusaha untuk menjauhkan diri dari maksiat, walaupun ia merasa sangat kesulitan untuk melakukannya. Walaupun demikian, karena cinta tersebut ia akhirnya berhasil menghindari maksiat dan justru melakukan berbagai kebaikan.